Mungkin teman-teman sudah tahu bahwa pemerintah meminta
diblokirnya Youtube, Multiply, Myspace dan beberapa site lainnya
kepada sejumlah internet provider di Indonesia
(XL sepertinya menjadi pionir menuju masa kegelapan ini).

Jumat (4/4/2008) kemarin, pemerintah mengirimkan surat ke APJII
dan sejumlah Internet Service Provider (ISP) di Indonesia
untuk segera mencekal situs-situs dan blog yang memuat film 'Fitna'.

Meski tak secara spesifik meminta YouTube untuk ditutup,
namun bisa dipastikan, situs berbagi video ternama
YouTube bakal menjadi salah satu sasaran pemblokiran.

Selain YouTube, situs jejaring sosial MySpace dan blog Multiply
dikabarkan juga telah diblokir. Menurut salah satu anggota
detikINET Forum berinisial Jackbauer, ia mengaku tak bisa lagi
membuka situs YouTube dan Multiply. Bahkan menurutnya,
 situs MySpace, Metacafe dan RapidShare juga diblok.

Ia mengaku sudah menghubungi ISP-nya dan memang
situs-situs tersebut dinyatakan sudah diblok oleh backbone-nya
sehingga ISP juga tidak bisa meng-unblock.
Berikut salinan e-mail yang diterima Jackbauer dari backbone-nya:
Para Pelanggan Yth.

Sehubungan dengan Surat Menteri Kominfo Nomor: 84/M.KOMINFO/04/08 tanggal 2 April 2008
Perihal:
Pemblokiran Situs dan Blog Yang Memuat Film Fitna,
maka situs berikut ini untuk sementara kami tutup
sampai pemberitahuan lebih lanjut:

1. Youtube
2. MySpace
3. Metacafe
4. Multiply
5. Rapid-share

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan,
atas maklumnya kami mengucapkan terima kasih.

http://www.detikinet.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/04/tgl/05/time/115907/idnews/918736/idkanal/399


Sebenarnya, asal muasal 'masa kegelapan' ini semua adalah film Fitna.
Jadi begini ceritanya, pemerintah Indonesia sempat meminta YouTube
untuk menarik film Fitna dari site tersebut.

Tentunya hal ini tidak ditanggapi oleh YouTube.

Bila saya jadi YouTube saya akan berpikir,
pertama, "Indonesia? Siapa tuh?"

Dan kedua, "Ada beberapa channel-channel di YouTube
yang secara khusus dan sengaja mendeskreditkan Islam,
tapi kenapa pemerintah Indonesia tidak menyorot itu
dan malah mempermasalahkan sebuah film, dimana si pembuatnya saja
disuruh meminta maaf kepada umat Islam oleh pemerintahannya?
Apakah hanya saya (baca: YouTube) yang berpikir bahwa
pemerintah Indonesia
memang tidak pernah membuka YouTube
dan hanya bereaksi
atas emosi sesaat yang bodoh?"


Asumsi saya, ada alasan kedua yaitu
karena website Depkominfo yang di-hack.

Kejadian ini memicu keributan antara blogger dan Roy Suryo,
karena Roy yang mengaku sebagai pakar telematik itu
ternyata tidak bisa membedakan antara Blogger dan Hacker,
dan malah menuduh blogger berada dibalik deface-nya website Depkominfo.

Menurut saya, karena itulah masyarakat mulai menyorot ke departemen ini.
Dan mungkin untuk menyelamatkan muka dan terlihat bekerja,
maka Depkominfo ini pun mengirim surat himbauan
kepada beberapa internet provider

untuk memblokir akses ke beberapa site tertentu.

Tapi, tidak baik berasumsi buruk.
Jadi, mari kita lupakan asumsi saya ini.


Namun terlepas dari itu, ternyata Depkominfo yang seharusnya
mengerti tentang begitu besarnya peranan Internet
dalam penyebaran informasi masih begitu gagap teknologi
sehingga tidak menyadari bahwa internet bisa di-filter.

Yang artinya, tinggal men-tag keyword 'Fitna'
dan halaman-halaman website, (BUKAN seluruh website)
akan bisa di-blokir atau tidak bisa diakses.


Saya juga lebih terheran-heran lagi
karena film 'Fitna' sebenarnya sudah dalam bentuk dokumen,
yang artinya sudah bisa dikirim ke siapa pun di dunia ini.

Kalau mau dikirim lewat imel bisa,
kalau mau diupload ke Google Video (YouTube-nya Google) juga bisa,
kalau mau diupload ke forum-forum dan milis-milis pun bisa.

Nah, kalau begitu bagaimana?
Apakah terus semuanya mau di-blokir?

Jadi, sikap pemerintah yang secara spesifik
meminta internet provider untuk menutup akses ke
YouTube, Myspace, Multiply, Rapidshare dan Metacafe itu
sungguh sangat tidak masuk akal.

Yang lebih anehnya lagi, kenapa Myspace dan Multiply
ikut-ikutan kena "di-cekal"?

Myspace adalah jejaring sosial maya yang terkenal karena
isinya rata-rata adalah orang-orang seniman (musisi, desainer).
Myspace menjadi ajang promosi band-band atau penyanyi-penyanyi baru
karena mereka sering meng-upload musik mereka ke sitenya masing-masing.

Dan Multiply?
Multiply adalah sebuah jejaring sosial yang mengkhususkan diri
pada kata "sharing" atau "berbagi informasi".

Portfolio online saya berada di Multiply.
Foto album saya bersama keluarga dan teman-teman berada di Multiply.
Sudah banyak orang Indonesia, seperti teman saya,
yang memiliki toko online lewat Multiply
dan berhasil serta menuai untung.

Multiply dan Myspace adalah jejaring sosial maya.
Kenapa enggak sekalian Facebook dan Friendster saja?
Rasanya saya ingin berteriak kepada pemerintah,
"Apa sih yang kamu takutkan?"

Kalau alasannya masih karena Fitna,
itu bukan alasan yang masuk akal lagi.

Warga negara Belanda sendiri meminta maaf atas sikap si Wilder ini.

We're sorry.

We, Dutchmen, are sorry that this film has been made.

We are sorry that it seems to be our voice.
We are sorry that it receives so much attention.
That its maker abuses his liberties to spread his unfair message,
founded on fear and hate. That he knows no respect.
That he presents himself as a saviour of the West.

We do not want to be saved by him. We are ashamed of this man.

Don't judge us.

(About the short film Fitna, by Geert Wilders.)
http://www.sorryforthefilm.com/en/


Pemerintahan Belanda juga menyuruhnya
untuk meminta maaf kepada umat Islam.

Perdana menteri Balkenende menuntut agar Wilders minta maaf:

"Saya kira harus ada yang minta maaf dan Andalah orangnya.
Minta maaf kepada orang-orang yang berniat baik,
yang memeluk agama Islam, yang menaati sepenuhnya hukum Belanda,
yang bersedia hidup damai bersama warga lain, dan minta maaf
kepada orang-orang bersikap tenang ketika film dipublikasikan.
Dan kalau ada yang harus minta maaf, maka Andalah orangnya,
minta maaf kepada orang-orang ini".

http://www.ranesi.nl/spesial/artikel_geert_wilders/debat_soal_fitna080402


Siapapun yang pernah melihat filmnya
bisa langsung mengetahui bahwa film ini tidak netral
dan banyak kejadian/pembicaraan yang dipotong-potong.

Bukankah dalam setiap agama selalu ada aliran yang bergaris keras?

Tetapi itu kan tidak berarti mewakili ajaran agama yang sebenarnya, bukan?

Dialog yang terjadi antara Menkominfo beserta stafnya
dengan komunitas maya sepertinya juga tidak menghasilkan

sesuatu yang konkrit.

Sikap pemerintah ini mengingatkan saya akan orang tua saya.
Usia orang tua saya mungkin sekitar usia orang-orang yang memiliki
posisi untuk menentukan kebijakan-kebijakan mengenai
hal-hal penting di pemerintahan.

Orang tua saya tidak buta komputer.
Dengan IBM yang (kini sudah) kuno,
ayah saya dulu sering menulis proposal penelitan
dengan WordStar dan DBase.

Tapi seiring jaman dan berkembangnya teknologi,
lahirlah yang namanya Internet.
Mulai dari IRC, ICQ, Eudoramail, Altavista
sehingga sekarang menjadi Yahoo Messenger, Adium,
Skype, GTalk, Gmail, Yahoo! Mail dan Google.

Dan orang tua saya pun tertinggal.
Mereka tidak mengerti Internet dan baru saja belajar
bahwa YM bisa sambil melihat web kamera dan bicara selayaknya orang telepon.
Tentunya dengan harga yang jauh lebih murah daripada telepon biasa.

Yang namanya orang tua selalu ingin terbaik kepada anak-anaknya.

Tentunya orang tua saya tidak mau
saya dan adik-adik saya terjebak dalam informasi yang sesat.

Tapi bedanya orang tua saya dan pemerintah adalah

orang tua saya cukup bijaksana untuk tahu
bahwa Internet hanyalah sebuah media.

Sebuah alat untuk mengakses informasi yang tersebar di dunia.

Karenanya, mereka tidak takut (walaupun sering khawatir)
ketika saya dan adik-adik saya sempat tidak tidur sampai pagi
dan terus berada di depan komputer melakukan dan melihat-lihat
hal-hal yang tidak diketahui dan tidak dimengerti mereka.

Mungkin mereka bisa menebak bahwa kami
sering melihat film porno atau chatting tanpa guna.
Tapi mereka tahu dan percaya bahwa anak-anaknya
melakukan itu semua karena rasa ingin tahu semata.
Dan kami sudah dianggap cukup dewasa dan pintar
untuk melakukan pilihan-pilihan yang pantas.

Ibu saya selalu mendorong kami untuk melakukan banyak hal,
karena menurutnya saya dan adik-adik saya
"harus membuka wawasan dan melihat dunia"
dan jangan merasa aman dan berpikir hanya
dalam satu pandangan sempit saja.

Saya bangga dengan kedua orang tua saya.
Walaupun gagap teknologi, tapi mereka mengerti
bahwa internet hanyalah media dan tidak perlu ditakutkan.

Saya tahu bahwa masyarakat Indonesia tidak hanya di Jakarta saja.
Banyak saudara-saudara kita yang masih "lugu" dan "naif"
dan "lebih gaptek daripada pemerintah".

Dan dengan dalih itu, pemerintah pun
mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang tidak bijak
untuk "melindungi" masyarakat.

Karena mungkin menurut pemerintah,
banyak orang Indonesia yang masih bodoh,
jadi nantinya  takut.... tambah bodoh atau tambah pintar ya?

Karena mungkin menurut pemerintah,
banyak orang Indonesia yang masih harus disuapi informasinya
soalnya kalau enggak, nanti takut... mendapatkan informasi yang benar?

Atau tepatnya mungkin jawabannya
seperti yang terdengar di dialog Trijaya FM
dimana Roy dan Enda berdialog lewat saluran telepon.


"Kebijakan pemerintah ini demi kelangsungan budaya
dan moral masyarakat Indonesia.
Lambat laun masyarakat akan mengerti dan memahami tujuan kebijakan ini."

Duh, budaya dan moral yang mana ya?
Budaya Orde Lama dan Moral Hipokrit maksudnya?

Yang perlu ditakutkan dari ketakutan adalah ketakutan sendiri.
Dan ketakutan berasal dari ketidaktahuan.

Yang menakutkan dari ketakutan akibat ketidaktahuan ini
adalah tindakan-tindakan yang tak berdasar
dan akhirnya memunculkan sikap anarkhis.

Salah dan benar juga subyektif.
Dan bila kita tidak dibiasakan untuk salah,
kita takkan pernah tahu apa itu benar.

Walaupun apa yang salah belum tentu benar,
dan apa yang benar belum tentu salah.

Dan bila kita tak pernah salah,
kita takkan pernah bisa belajar.
Dan karenanya pula, kita takkan bertambah pintar.

Ketidaktahuan itu menimbulkan ketakutan.
Ketidaktahuan itu menimbulkan kebodohan.

Dan ketakutan pemerintah karena ketidaktahuannya
akan membuat rakyat Indonesia semakin bodoh.


*Hmmm.. tapi mungkin juga bikin orang Indonesia
tambah pintar untuk meng-hack site pemerintah karena kesal
atau mencari akal untuk mengakses site-site yang telah diblokir
melalui beberapa proxy tertentu Ha ha ha


UPDATE pukul 14:18:
Temans, berikut tulisan tentang Hasil Diskusi Blogger
dan Komunitas Maya dengan pak Nuh.
(http://romisatriawahono.net/2008/04/08/hasil-diskusi-blogger-dan-komunitas-maya-dengan-pak-nuh/)

Berikut beberapa kesimpulan yang saya kutip dari Pak Romi.
(Terus terang, saya jadi lebih sedikit menghormati Pak Nuh karena mau berbuka diri)

1. Pak Nuh menganggap bahwa komunitas blogger adalah positif
dalam melakukan fungsi edukatif dan empowerment,
jadi blogger adalah a part of our (depkominfo) family.

2. Surat pak Nuh ke APJII dan ISP tidak merujuk ke suatu situs khusus
misalnya You Tube, tapi meminta APJII dan ISP bergerak memfilter
situs dan blog yang memuat film Fitna (download: suratpemblokirandepkominfo.pdf).
Khusus untuk You Tube, pak Nuh memang mengirimkan
surat permintaan ke pihak You Tube supaya film Fitna segera di delete dari server.
Ada kemungkinan APJII dan ISP “ketakutan” dengan surat ini
sehingga akhirnya melakukan bloking ke berbagai situs
yang sebenarnya tidak terlalu penting di blok.
Setelah pertemuan dengan blogger, pak Nuh cs menjadwalkan
untuk bertemu dengan teman-teman APJII dan ISP,
mudah-mudahan bisa diclearkan masalah ini,
sehingga blocking yang dilakukan tidak membabi buta seperti sekarang ini.



3. Pak Nuh membuka diri, kalau ada usulan dari rekan-rekan
untuk teknis memfilter suatu konten tanpa perlu
memblokir situs secara keseluruhan.

Jadi tidak terjadi ingin membunuh nyamuk tapi dengan meriam.
Ayo kita bantu memberikan usulan-usulan efektif supaya lebih riil menyelesaikan masalah.

4. UU ITE adalah UU yang diharapkan bisa melindungi seluruh masyarakat Indonesia,
bukan untuk memberangus atau menangkapi masyarakat Indonesia.
Banyak pasal yang memberikan perlindungan hukum masyarakat Indonesia
dalam melakukan transaksi di Internet.


63 CommentsChronological   Reverse   Threaded
richoz wrote on Apr 8, '08
whoa... setujubangetdotcom

khusus bahasan tentang hacker
ada tulisan yang mencoba meluruskan
dari romi satria wahono
http://richoz.multiply.com/journal/item/379
alia wrote on Apr 8, '08
richoz said
whoa... setujubangetdotcom

khusus bahasan tentang hacker
ada tulisan yang mencoba meluruskan
dari romi satria wahono
http://richoz.multiply.com/journal/item/379
Yaps. Yang lebih parah lagi, link dari kamu itu Choz.
http://richoz.multiply.com/links/item/316/Ketika_Mas_Roy_Menguping

Roy sepertinya sudah menganggap dirinya Dewa Internet
dan ngerasa dia yang jago internet makanya berani bener mengintimidasi orang seperti ini.

Sayangnya, pemerintah ngedengerin dia!
Ayo, kita buka mata pemerintah Indonesia!
aswinfahrizal wrote on Apr 8, '08
kan udah lazim untuk para pemimpin tua-tua itu cuman bisa ngomongin dan ngikutin yang lagi tren aja kayak film fitna, film ayat-ayat cinta, apalagi dulu jamannya lagu kemesraan...semua orang-orang tua itu pada ketularan nyanyiin lagu itu. ngga bisa jadi menciptakan tren baru yang lebih bermutu...ngga seperti pejuang-pejuang negeri.
alia wrote on Apr 8, '08
kan udah lazim untuk para pemimpin tua-tua itu cuman bisa ngomongin dan ngikutin yang lagi tren aja kayak film fitna, film ayat-ayat cinta, apalagi dulu jamannya lagu kemesraan...semua orang-orang tua itu pada ketularan nyanyiin lagu itu. ngga bisa jadi menciptakan tren baru yang lebih bermutu...ngga seperti pejuang-pejuang negeri.
sudah saatnya ada generasi baru yang tidak begitu. ;)
hellsfaveclown wrote on Apr 8, '08
bo....percuma booo....
pemerintah indonesia itu kan bisanya sok sok ngurusin (dan sok menjaga) moral rakyatnya...
padahal mending juga ngerti apa yang mo diomongin.
dan jangan lupa, negara ini DIKONTROL oleh sebuah kekuatan berbasis agama. makanya sebuah lembaga keulamaan yang bisa dibilang terbesar di negara ini punya banyak andil di pemerintahan. sabda mereka seakan akan adalah sabda tuhan. dan untuk kepentingan politik sperti itu, pemerintah butuh basik pegangan...nah silahkan dah....apa mau ulama, ya mereka turutin. gimana caranya? gampang...azas "ada satu tikus di lumbung, maka bakar seluruh lumbung". gampang kan? mungkin kuda2, sapi perah dan ayam peternak di lumbung mati...tapi kan tikusnya udah pasti mati.....

percuma bo. kita sudah dikutuk untuk tinggal di negara dengan pemerintahan SUPER goblok.....
alia wrote on Apr 8, '08
bo....percuma booo....
pemerintah indonesia itu kan bisanya sok sok ngurusin (dan sok menjaga) moral rakyatnya...
padahal mending juga ngerti apa yang mo diomongin.
dan jangan lupa, negara ini DIKONTROL oleh sebuah kekuatan berbasis agama. makanya sebuah lembaga keulamaan yang bisa dibilang terbesar di negara ini punya banyak andil di pemerintahan. sabda mereka seakan akan adalah sabda tuhan. dan untuk kepentingan politik sperti itu, pemerintah butuh basik pegangan...nah silahkan dah....apa mau ulama, ya mereka turutin. gimana caranya? gampang...azas "ada satu tikus di lumbung, maka bakar seluruh lumbung". gampang kan? mungkin kuda2, sapi perah dan ayam peternak di lumbung mati...tapi kan tikusnya udah pasti mati.....

percuma bo. kita sudah dikutuk untuk tinggal di negara dengan pemerintahan SUPER goblok.....
Pertanyaannya kini, apakah kita hanya bisa mengutuk atau berbuat sesuatu untuk merubah keadaan?
Kalau ada orang pesimis yang bertanya,
mungkinkah kita mengubah dunia yang sudah morat-marit begini,
kutiplah kata-kata Obama, "YES, WE CAN!"

Mari kita berubah!
Comment deleted at the request of the author.
mbollutchu wrote on Apr 8, '08
waaaaaaa... nulis pake ARIAL (which, i hate it) tapi berhasil menangkap perhatian sayah..!!!
boleh di copy-paste ke blog gue nggak..?? (akan ada creditsnya kok =D)
alia wrote on Apr 8, '08
waaaaaaa... nulis pake ARIAL (which, i hate it) tapi berhasil menangkap perhatian sayah..!!!
boleh di copy-paste ke blog gue nggak..?? (akan ada creditsnya kok =D)
Maaf, tadinya mau pakai Verdana, tapi spacing-nya membuatnya sulit terbaca.

Boleh, terima kasih untuk menyebarkannya.
Semoga semakin banyak orang yang terbuka matanya.
angiverl wrote on Apr 8, '08
"Yang perlu ditakutkan dari ketakutan adalah ketakutan sendiri."

g langsung teringat quote dari Harry Potter: 'What you fear most of all... is fear itself. This is very wise.'
alia wrote on Apr 8, '08
"Yang perlu ditakutkan dari ketakutan adalah ketakutan sendiri."

g langsung teringat quote dari Harry Potter: 'What you fear most of all... is fear itself. This is very wise.'
Kira-kira pemerintah nonton Harry Potter enggak ya? :)
ladyzie wrote on Apr 8, '08
tulisan lo keren!
gw jg ga abis pikir sama pemerintah. urusin aja tuh korupsi, bensin mahal, gas mahal.. lah ini malah ngurusin blog!
alia wrote on Apr 8, '08
ladyzie said
tulisan lo keren!
gw jg ga abis pikir sama pemerintah. urusin aja tuh korupsi, bensin mahal, gas mahal.. lah ini malah ngurusin blog!
Eits... jangan meremehkan kekuatan blog! ;)

Walaupun aku setuju, ada hal lain yang seharusnya menjadi prioritas :D
hellsfaveclown wrote on Apr 8, '08
setuju boo.....
mungkin adalah dengan lebih baik menggunakan sepatu biar jalan lebih halus buat diri sendiri, daripada melapisi seluruh jalanan di dunia dengan kulit empuk...

mungkin adalah dengan lebih baik belajar menerima gimana bisa hidup di bawah pemerintahan bodoh ini daripada sibuk ngomel2....
...dan ngga ikutan pemilu....heuehahaha
alia wrote on Apr 8, '08
mungkin adalah dengan lebih baik belajar menerima gimana bisa hidup di bawah pemerintahan bodoh ini daripada sibuk ngomel2....
...dan ngga ikutan pemilu....heuehahaha
mungkin lebih baik belajar agar tidak lagi memiliki pemerintahan yang bodoh? Wekekeke.. ah, u know me-lah 'Yan.. kalau ginian tuh bikin gregetaaaaann :P
missaassiimii wrote on Apr 8, '08
ah ya.. kesel sih, soalnya speedy juga ikut-ikutan ngeblokir situs-situs di atas. tapi mau marah juga percuma, rasanya seperti buang-buang energi.. jadi terserah deh mereka mau ngapain. we'll always find a way to outsmart the government ;)

kalo kata temen saya, secara individu orang indonesia itu pintar dan banyak akal. cuma secara kolektif pemerintahannya kebanyakan memproduksi kebijakan yang ultra bodoh. hehe.
alia wrote on Apr 8, '08
ah ya.. kesel sih, soalnya speedy juga ikut-ikutan ngeblokir situs-situs di atas. tapi mau marah juga percuma, rasanya seperti buang-buang energi.. jadi terserah deh mereka mau ngapain. we'll always find a way to outsmart the government ;)

kalo kata temen saya, secara individu orang indonesia itu pintar dan banyak akal. cuma secara kolektif pemerintahannya kebanyakan memproduksi kebijakan yang ultra bodoh. hehe.
bukan marah-marah, tapi berdebat balik.. paling enggak, mereka tahu kita takkan diam begitu saja ;)
hellsfaveclown wrote on Apr 8, '08
missaassiimmii (bo susah banget nulisnya)

berbahagialah karena kita ngga jadi bagian dari pemerintahan


berarti kita gak segitu gobloknya.....:D
Comment deleted at the request of the author.
pryabiasa wrote on Apr 8, '08
"Kebijakan pemerintah ini demi kelangsungan budaya
dan moral masyarakat Indonesia.
Lambat laun masyarakat akan mengerti dan memahami tujuan kebijakan ini."
============================================================================
Moral dan budaya, dua kata sakti yg sanggup memberangus hal2 kreatif... serupa 'komunis' di jaman orba...
moral yg kaya apa sih? budaya yg seperti gimana? moral dan budaya untuk meminggirkan bangsa menjadi bangsa yg terkucil dan aneh?
kebijakan pemerintah yg sesungguhnya menganggap warganya sebagai orang2 bodoh yg tidak bisa memilah2 informasi yg bener dan salah, yg sesuai dan ga sesuai.. sehingga perlu didikte segitu rupa...


Ga aneh kalo kmd gue buruk sangka, kalo pemblokiran ini adalah pengalihan issue dari ketidakbecusan pemerintah menanggani masalah2 sosial, serupa 'siasat' orla mengalihkan perhatian ke ganyang malaysia dr ketidaksanggupan mengatasi masalah kemiskinan dan ketersediaan pangan waktu itu
alia wrote on Apr 8, '08, edited on Apr 8, '08
"Kebijakan pemerintah ini demi kelangsungan budaya
dan moral masyarakat Indonesia.
Lambat laun masyarakat akan mengerti dan memahami tujuan kebijakan ini."
============================================================================
Moral dan budaya, dua kata sakti yg sanggup memberangus hal2 kreatif... serupa 'komunis' di jaman orba...
moral yg kaya apa sih? budaya yg seperti gimana? moral dan budaya untuk meminggirkan bangsa menjadi bangsa yg terkucil dan aneh?
kebijakan pemerintah yg sesungguhnya menganggap warganya sebagai orang2 bodoh yg tidak bisa memilah2 informasi yg bener dan salah, yg sesuai dan ga sesuai.. sehingga perlu didikte segitu rupa...


Ga aneh kalo kmd gue buruk sangka, kalo pemblokiran ini adalah pengalihan issue dari ketidakbecusan pemerintah menanggani masalah2 sosial, serupa 'siasat' orla mengalihkan perhatian ke ganyang malaysia dr ketidaksanggupan mengatasi masalah kemiskinan dan ketersediaan pangan waktu itu
Pemerintah disini memang harus menangani banyak isu sekaligus dan itu bukanlah hal yang mudah. Disini yang seharusnya berperan dan 'bertanggung jawab' adalah Depkominfo (walaupun SBY sendiri yang mencetuskan pencekalan itu).

Soal elpiji langka dan masalah-masalah sosial lainnya, itu karena departemen2 sosial yang mengurusnya juga lebih enggak becus.

Kalau melihat update terbaru saya, rasanya Pak Nuh udah mau berbesar hati dan lebih terbuka menerima tanggapain komunitas maya. Atau bisa juga karena ketakutan diserang oleh para blogger hahahaah :P
pryabiasa wrote on Apr 8, '08
lalu gimana kalo ada yg ngedarin film itu lewat jasa pengiriman barang seperti ekspedisi.. apa perusahaan ekspedisi nya juga perlu di blokir hahahah, lalu gimana kalo lewat kapal laut, pesawat dll bisa jd semuanya akan di blokir juga.. hahahha

kenapa juga depkominfo ga pakai cara cerdas sih, kalo yg dipemasalahkan sebuah film, kenapa ga bikin film tandingan atao jawaban dr film itu dng mengupas hal2 yg perdamaian, toleransi dsb2nya? daripada pukul rata pemblokiran media yg memungkinkan penyebaran film tersebut?...
alia wrote on Apr 8, '08
lalu gimana kalo ada yg ngedarin film itu lewat jasa pengiriman barang seperti ekspedisi.. apa perusahaan ekspedisi nya juga perlu di blokir hahahah, lalu gimana kalo lewat kapal laut, pesawat dll bisa jd semuanya akan di blokir juga.. hahahha

kenapa juga depkominfo ga pakai cara cerdas sih, kalo yg dipemasalahkan sebuah film, kenapa ga bikin film tandingan atao jawaban dr film itu dng mengupas hal2 yg perdamaian, toleransi dsb2nya? daripada pukul rata pemblokiran media yg memungkinkan penyebaran film tersebut?...
kalau mau bikin film lagi susah.. biaya mahal dan lama.

Lagipula Indonesia kan bukan negara Islam... kenapa jadi tidak netral begini dan sepertinya HARUS counter-attack apa yang dilakukan Wilder... hhhuh... :P
akuluka wrote on Apr 8, '08
kasian ya pemerintah negara kita, kalo diserang bukannya nyerang balik tapi malah menutup diri, lari kedalam bunker trus ngumpet sampe suasana reda....duh
alia wrote on Apr 8, '08
akuluka said
kasian ya pemerintah negara kita, kalo diserang bukannya nyerang balik tapi malah menutup diri, lari kedalam bunker trus ngumpet sampe suasana reda....duh
Ayo kita pancing mereka untuk keluar!
shandini wrote on Apr 8, '08
Halo... Lam kenal... :-)
Saya tau blog ini dr temen saya Palmosa... :-)
Mohon ijin utk mengutip ulasannya ya...
alia wrote on Apr 8, '08
Halo... Lam kenal... :-)
Saya tau blog ini dr temen saya Palmosa... :-)
Mohon ijin utk mengutip ulasannya ya...
Boleh, terima kasih. Salam untuk Momos :)
borntodraw wrote on Apr 8, '08
Nih gue komen yak. :) Turut berduka cita deh. Gak bisa ngomong apa2 lagi... :)
alia wrote on Apr 8, '08
Nih gue komen yak. :) Turut berduka cita deh. Gak bisa ngomong apa2 lagi... :)
Ih, kamu komen juga hihih makasih yah.
Kamu skrng sih enak di singapore... lah kami-kami disini... *sigh*
Comment deleted at the request of the author.
orangketiga wrote on Apr 8, '08
Wicked-leaders are sucks. But stupid-leaders are worse. They don't even know the damages they've done.

*but what if our government is BOTH wicked and stupid? Gulp*
alia wrote on Apr 8, '08
Wicked-leaders are sucks. But stupid-leaders are worse. They don't even know the damages they've done.

*but what if our government is BOTH wicked and stupid? Gulp*
Lihat aja tuh George Bush hahahah :P
bucin wrote on Apr 8, '08
polanya kok gak pernah berubah ya, selalu aja yg diurusi kulitnya tanpa menyentuh akar permasalahan.

nantikan ulasannya di bucin.blogspot.com
alia wrote on Apr 8, '08
bucin said
polanya kok gak pernah berubah ya, selalu aja yg diurusi kulitnya tanpa menyentuh akar permasalahan.

nantikan ulasannya di bucin.blogspot.com
komennya begitu aja, yang penting promosi blognya ya cin?
ck ck ck :P
bucin wrote on Apr 8, '08
alia said
komennya begitu aja, yang penting promosi blognya ya cin?
ck ck ck :P
takut salah ngomong soalnya
iimfahima wrote on Apr 8, '08
Mustinya sih mentrinya ngga bodoh. Kalo bodoh ngga jadi mentri, bukan?. Mungkin dia dipaksa, atau terpaksa, atau....au ah lap! Gue mencoba berpikir positif tapi ngga berhasil :D
alia wrote on Apr 8, '08
Mustinya sih mentrinya ngga bodoh. Kalo bodoh ngga jadi mentri, bukan?. Mungkin dia dipaksa, atau terpaksa, atau....au ah lap! Gue mencoba berpikir positif tapi ngga berhasil :D
Well, dengan dia membuka dialog terbuka dengan komunitas maya, itu suatu pertanda yang bagus.
Si roy sendiri aja gak dateng tuh huhuhu
furrada wrote on Apr 8, '08
ah...ga bisa coment apa-apa,semua ide cmerlang yang bisa ditulis udah ada di blog alia ini. POLLL!!! great post...
alia wrote on Apr 8, '08
furrada said
ah...ga bisa coment apa-apa,semua ide cmerlang yang bisa ditulis udah ada di blog alia ini. POLLL!!! great post...
Terima kasih. Aku juga dapatin informasi ini dari teman-teman, aku sekedar merangkumnya jadi satu tulisan saja kok :)
rivoli wrote on Apr 8, '08
and guess what? Roy Suryo nggak hadir.
Sibuk ngurusin omongan orang di milis internal...
Pengen bilang ke Roy,
Hi Roy! udah jangan sibuk ngurusin muka. wong muka loe dah nggak ada :P

Anyway, nice post Al... Kudos to you! xD
alia wrote on Apr 8, '08
rivoli said
and guess what? Roy Suryo nggak hadir.
Sibuk ngurusin omongan orang di milis internal...
Pengen bilang ke Roy,
Hi Roy! udah jangan sibuk ngurusin muka. wong muka loe dah nggak ada :P

Anyway, nice post Al... Kudos to you! xD
Hihih kenapa yah RS itu gak dateng? :P
h1ghf1del1ty wrote on Apr 8, '08
wajah buruk rupa, cermin yang dibelah
yang sakit jari, tangan yang dipotong
banyak yang bodoh, bukannya dicerdaskan, malah di-dekadensi
so shallow...huh?
orangketiga wrote on Apr 8, '08
wajah buruk rupa, cermin yang dibelah
yang sakit jari, tangan yang dipotong
Ada provokator teriak-teriak di alun-alun meresahkan warga.
Alun-alunnya lalu ditutup dan diurug.

*imagine* :D
alia wrote on Apr 8, '08
Ada provokator teriak-teriak di alun-alun meresahkan warga.
Alun-alunnya lalu ditutup dan diurug.

*imagine* :D
... terus dijadiin mal :P
anomk wrote on Apr 8, '08
alia said
... terus dijadiin mal :P
tuh ketauan POLAnya!!!
alia wrote on Apr 8, '08
wajah buruk rupa, cermin yang dibelah
yang sakit jari, tangan yang dipotong
banyak yang bodoh, bukannya dicerdaskan, malah di-dekadensi
so shallow...huh?
anggap saja proses pembelajaran.
ntar kalo kita sudah tua dan bisa berperan penting, jangan sampai kayak pemerintahan sekarang :P
hellsfaveclown wrote on Apr 8, '08
limfahima
coba sebut satu menteri yang pinter...

oke...fuad hasan...tapi dia udah wafat

:D
alia wrote on Apr 8, '08
limfahima
coba sebut satu menteri yang pinter...

oke...fuad hasan...tapi dia udah wafat

:D
Habibie? :P
Juwono? :P
rivoli wrote on Apr 9, '08
menteri yang pinter?
Ada tuh calon menteri yang pinter, KRMT RS (ngarep)!!!
alia wrote on Apr 13, '08
rivoli said
menteri yang pinter?
Ada tuh calon menteri yang pinter, KRMT RS (ngarep)!!!
duh, kalau sampai jadi menteri.. kelewatan deh :P
toniradex wrote on Apr 8, '08
Sebenernya niatnya baik, cuman karena kedangkalan pengetahuan jadinya malah bertindak bodoh. Disusupi tenaga 'sok' ahli pisan. Emang mereka (pejabat politis) mesti sering turun gunung langsung, gak cuman dengerin pendapat dari anak buahnya yg cuman hobi searching face doang. Mereka bisa belajar banyak dari posting-mu ini, Al.
alia wrote on Apr 8, '08
Sebenernya niatnya baik, cuman karena kedangkalan pengetahuan jadinya malah bertindak bodoh. Disusupi tenaga 'sok' ahli pisan. Emang mereka (pejabat politis) mesti sering turun gunung langsung, gak cuman dengerin pendapat dari anak buahnya yg cuman hobi searching face doang. Mereka bisa belajar banyak dari posting-mu ini, Al.
iyah sih, kudu turun gunung tanpa dikawal.. biar tahu juga gimana sebenarnya di lapangan tuh gimana :)
stephenharbour wrote on Apr 8, '08
ngomong2 kewenangan blokir ini apa yah dasar hukumnya?
alia wrote on Apr 8, '08
ngomong2 kewenangan blokir ini apa yah dasar hukumnya?
Uhm... have no idea :|
q1707 wrote on Apr 8, '08
ya ampun.. ternyata beneran ya Al? Wah.. PARAH dan menyedihkan banget.
Gue bisa denger ngga itu obrolan si kumis sok ok ama Enda di Trijaya, Al?
alia wrote on Apr 13, '08
q1707 said
ya ampun.. ternyata beneran ya Al? Wah.. PARAH dan menyedihkan banget.
Gue bisa denger ngga itu obrolan si kumis sok ok ama Enda di Trijaya, Al?
Bisa. Ini valid untuk 90 hari.
http://styx.ngebut.com/files?id=e9WbZagEU2D
q1707 wrote on Apr 14, '08
alia said
Bisa. Ini valid untuk 90 hari.
http://styx.ngebut.com/files?id=e9WbZagEU2D
Thanks, Al. Udah gue DL. Format filenya amr dengernya harus pake quicktime ya?
hellsfaveclown wrote on Apr 9, '08
eh, btw, gue sih benenrya mendukung ya si UU ITE ini.....kalo dibaca2 benernya emang melindungi rakyat kok...
cuman implikasinya bahaya.....pasal ini seperti juga pasal2 UU lainnya banyak yang berpotensi jadi pasal karet...secara orang indonesia itu sukanya bending the law kan?

cuman menterinya ya tetep kalo buat gua, gak ada yang pinter
(according to UU ITE gua bisa ditangkep nih...tapi gpp deh!...heuahahaha)
alia wrote on Apr 13, '08
eh, btw, gue sih benenrya mendukung ya si UU ITE ini.....kalo dibaca2 benernya emang melindungi rakyat kok...
cuman implikasinya bahaya.....pasal ini seperti juga pasal2 UU lainnya banyak yang berpotensi jadi pasal karet...secara orang indonesia itu sukanya bending the law kan?

cuman menterinya ya tetep kalo buat gua, gak ada yang pinter
(according to UU ITE gua bisa ditangkep nih...tapi gpp deh!...heuahahaha)
Yaps, pasal karetnya yang bikin ajaib. Baca deh yang ini...
http://stephenharbour.multiply.com/journal/item/138/Mau_ngeblog_takut_dipenjara.....
hellsfaveclown wrote on Apr 9, '08
oiya habibie waktu jadi menteri pinter
lupa..soalnya pas jadi presiden goblok banget
(yah..kena lagi dah gua UU ITE..)

Juwono...mm...masih dalam taraf melaksanakan job desc..:D
alia wrote on Apr 13, '08
oiya habibie waktu jadi menteri pinter
lupa..soalnya pas jadi presiden goblok banget
(yah..kena lagi dah gua UU ITE..)

Juwono...mm...masih dalam taraf melaksanakan job desc..:D
habibie itu seorang cendikiawan, bukan seorang politikus :P
halfdyah wrote on Apr 13, '08
alia said
Salah dan benar juga subyektif.
Dan bila kita tidak dibiasakan untuk salah,
kita takkan pernah tahu apa itu benar
mudah-mudahan setelah kejadian ini, pemerintah jadi tambah tau apa yg bener..karena sadar kalo yg udah dilakukan ini salah.

tulisan mba alia bagus2 bgt..salam kenal!
alia wrote on Apr 13, '08
mudah-mudahan setelah kejadian ini, pemerintah jadi tambah tau apa yg bener..karena sadar kalo yg udah dilakukan ini salah.

tulisan mba alia bagus2 bgt..salam kenal!
yaps, belajar dari kesalahan.
Makasih yah dyah :)
Add a Comment